IMIP: Dua Raksasa Industri Pangkas Emisi, Hemat Miliaran Rupiah!
Curated by Supa AI
Ringkasan
- Dua perusahaan di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), PT Hua Chin Aluminium Indonesia (HCAI) dan PT Risun Wei Shan Indonesia, berhasil menerapkan teknologi efisiensi produksi rendah emisi.
- PT HCAI mengimplementasikan teknologi dry-scrubbing untuk memurnikan emisi gas buang, mengurangi kadar polutan berbahaya dan menghemat Rp 32,3 miliar per tahun dari material aluminium florida.
- PT Risun Wei Shan Indonesia memurnikan gas sintetis coke oven gas (COG), memanfaatkan kembali senyawa untuk produk sampingan dan memasoknya ke sekitar 10 perusahaan di IMIP, sekaligus menghemat ongkos produksi.
- PT Huayue Nickel Cobalt (HYNC) mengoperasikan pipa slurry sepanjang 60 km untuk distribusi bijih nikel laterit, mengurangi emisi karbon hingga 30 persen dan meningkatkan efisiensi transportasi.
- Inisiatif ini selaras dengan prinsip ekonomi sirkular dan mendukung standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), serta upaya IMIP dalam menjaga keanekaragaman hayati dan pengelolaan lingkungan.
Timeline
Fact Check
PT Hua Chin Aluminium Indonesia (HCAI) dan PT Risun Wei Shan Indonesia menerapkan teknologi efisiensi produksi rendah emisi.
Verified from 2 sources
Kedua perusahaan di IMIP dikonfirmasi oleh Harian Mercusuar dan Sinergi NKRI telah menerapkan teknologi ini.
PT HCAI mampu menghemat biaya material aluminium florida hingga Rp 32,3 miliar per tahun berkat recovery emisi gas buang.
Verified from 1 sources
Angka penghematan ini disebutkan secara spesifik oleh Bayu Yuda Andika, Supervisor Environmental PT HCAI, dalam Harian Mercusuar.
PT Huayue Nickel Cobalt (HYNC) mengoperasikan pipa slurry sepanjang lebih dari 60 kilometer untuk distribusi bijih nikel laterit.
Verified from 2 sources
Panjang pipa dan fungsinya dikonfirmasi oleh Media Alkhairaat dan Radarpalu.Jawapos.com.
Pipa slurry HYNC mampu mengurangi emisi karbon dari transportasi bijih nikel hingga 30 persen.
Verified from 2 sources
Pengurangan emisi sebesar 30% disebutkan oleh Huang Shanyun, Executive General Manager PT HYNC, dan diberitakan oleh Media Alkhairaat dan Radarpalu.Jawapos.com.
PT IMIP telah menanam 70.188 bibit mangrove di sejumlah desa sekitar kawasan sejak 2018 hingga 2025.
Verified from 1 sources
Jumlah bibit dan periode penanaman disebutkan oleh Director CSR & Environmental PT IMIP, Dermawati S., dalam laporan Sinergi NKRI.
Sources
Dua Perusahaan di IMIP,Terapkan Teknologi Efisiensi Produksi Rendah Emisi
BAHODOPI, MERCUSUAR – Pertumbuhan industri pengolahan di kawasan Morowali, Sulawesi Tengah, terus bertumbuh aktif. Sejak awal beroperasi demi memasok produk...
Sinergi IMIP Lewat Kelas Bahasa Indonesia dan Mandarin
PT Indonesia Morowali Industrial Park ( IMIP ) terus memperkuat komunikasi lintas budaya antara tenaga kerja Indonesia dan Tiongkok melalui program kelas...
HYNC Distribusikan Bijih Nikel Laterit dengan Teknologi Rendah Emisi
MOROWALI – PT Huayue Nickel Cobalt (HYNC) menerapkan distribusi bijih nikel laterit yang lebih aman, efisien dan rendah emisi. Perusahaan pengolah nikel...
HYNC Operasikan Pipa Slurry 60 Km, Tekan Emisi Angkutan Nikel hingga 30 Persen - Radarpalu.Jawapos.com
PT HYNC resmikan pipa slurry 60 km dari SCM ke IMIP, solusi angkut nikel lebih efisien, murah, aman, dan mampu menekan emisi hingga 30 perse.
PT IMIP Dukung Penghijauan Pemerintah Desa Bahodopi
PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendukung program penghijauan di Desa Bahadopi.
IMIP Menjaga Biodiversitas, Kuatkan Konektivitas Ekosistem Industri Hijau
Morowali, Sinerginkri.com | PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) turut andil dalam helatan Conference of the Parties (COP 30) Perubahan Iklim...