BRIN Ungkap Potensi Gambut Rp26 T!
Curated by Supa AI

Ringkasan
- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menekankan tiga pilar utama pengelolaan lahan gambut: akurasi data emisi, restorasi berbasis komunitas, dan kolaborasi lintas sektor.
- Riset BRIN menunjukkan menaikkan muka air tanah 20 cm di dua juta hektar lahan sawit gambut dapat menekan emisi hingga 26 juta ton CO2 per tahun, setara potensi ekonomi triliunan rupiah.
- BRIN memposisikan diri sebagai platform kolaborasi riset yang terbuka, memfasilitasi kerja sama dengan berbagai mitra untuk dampak nyata.
- Pengelolaan lahan gambut harus bergeser dari "beban biaya" menjadi "aset strategis" melalui ekonomi berbasis alam, dengan insentif nyata bagi masyarakat lokal.
- Pelibatan komunitas lokal adalah kunci keberhasilan restorasi gambut, mengingat aspek sosial-ekonomi masyarakat tidak dapat diabaikan.
Timeline
Fact Check
Menaikkan tinggi muka air tanah (GWL) sebesar 20 cm di dua juta hektar lahan sawit gambut dapat menekan emisi hingga 26 juta ton CO2 per tahun.
Verified from 1 sources
Fahmuddin Agus, Periset Pusat Riset Hortikultura BRIN, memaparkan temuan ini.
Restorasi gambut adalah barang publik global dan Indonesia tidak bisa menanggung sendiri, membutuhkan investasi internasional hingga ratusan miliar dolar.
Verified from 1 sources
Daniel Mendham, Ketua Tim Proyek Riset Improving Community Fire Management and Peatland Restoration in Indonesia, menegaskan hal ini.
BRIN adalah platform kolaborasi riset di bidang gambut.
Verified from 1 sources
Agung Legowo, Ketua Tim Hukum dan Kerja Sama Kawasan IV BRIN, menjelaskan posisi BRIN ini.
Lahan gambut kini mulai dilirik sebagai aset strategis pembangunan yang menguntungkan secara ekonomi sekaligus ramah lingkungan.
Verified from 1 sources
Fakta ini mengemuka dalam High Level Meeting yang diselenggarakan BRIN.
Sources
BRIN Dorong Riset Lokal dan Keterlibatan Warga untuk Restorasi Gambut
SAINS, Jurnalzone.id – Para periset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan praktisi konservasi menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam...
BRIN Buka Akses Laboratorium Pangan Gunungkidul untuk Periset Nasional
BRIN membuka akses Laboratorium Pangan Gunungkidul (LPG) yang dilengkapi fasilitas canggih untuk seluruh periset. Layanan ini dapat diakses secara daring...
Peneliti Bilang Sawit Cocok di Lahan Gambut, Cuma...
Jakarta, elaeis.co – Lahan gambut kini tak lagi dianggap sebagai beban biaya (cost center), melainkan mulai dilirik sebagai aset strategis pembangunan yang...
Rekomendasi Tema Karnaval 17 Agustus yang Relevan
Antusiasme menyambut HUT ke-80 RI memicu lonjakan pencarian ide tema karnaval 17 Agustus. Masyarakat mulai mempersiapkan perayaan bersejarah ini lebih awal,...
Tips War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana
Jurnalzone.id – Pendaftaran bagi masyarakat umum yang ingin mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Istana Negara...
AI Google ‘Big Sleep’ Temukan 20 Celah Keamanan Pertamanya
Google mengumumkan AI pemburu bug miliknya, Big Sleep, berhasil menemukan 20 celah keamanan, menandai era baru dalam deteksi kerentanan otomatis oleh mesin.
Imbas KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota, KA Lain Dibatalkan
Kecelakaan KRL di Stasiun Jakarta Kota pada Selasa pagi menyebabkan pembatalan perjalanan KA 137 Parahyangan relasi Bandung-Gambir.